sarunghp

sarung hp

Minggu, 08 April 2012

KOTA MALANG

Hay hay hay.. pernah dengar Kota Malang…???? Hehehe… saya rasa ga semua tahu tentang Malang, eits, tapi tunggu dulu, kalo saya tanya lagi nich.. pernah dengar tentang kata “Aremania” hahahaha… saya yakin lebih banyak yang pernah mendengar atau bahkan bukan sekedar pernah dengar doang. Hehehe…

Balai Kota Dan Tugu Kota Malang

Yups, yang paling dikenal dari kota Malang apalagi kalo bukan Aremania-nya, kalo denger kota Malang pasti nyangkutnya ke Aremania hahaha…. Tapi tida k hanya itu, kalo saya lagi pulang kampung nich, kawan2 juga pasti pada pesen “jangan lupa bawa Apel yah” hahahaha… ketahuan juga dech kalo saya nich orang Malang, yups, itulah sebabnya postingan ini masuk 5 besar urutan postingan saya.hehehe.. kok jadi nglantur..

Poster "Malang Tempo Doeloe"

Sedikit cerita tentang Kota Malang,  sebuah kota di provinsi Jawa Timur, Indonesia, kota ini berada di daerah dataran tinggi yang cukup sejuk, 90 km sebelah selatan Surabaya yang di kelilingi gununng-gunung yang lumayan gedhe, sebelah timur ada Semeru, baratnya ada Gunung Kawi, Utara ada Bromo dan Arjuno, dan selatan ada gunung Kelud, Malang merupakan kota terbesar kedua di jawa timur, dan dikenal dengan julukkan kota pelajar.
Malang Tempo Doeloe

Seperti halnya kebanyakan kota2 lain di Indonesia, Kota Malang tumbuh dan berkembang setelah hadirnya administrasi kolonial Hindia Belanda. Jaman dulu fasilitas umum hanya diperuntukkan untuk keluarga2 belanda, diskriminatif pada warga pribumi masih sangat besar, kesannya terbawa sampai sekarang, misalnya di daerah “Ijen Boullevard” sekarang lebih dikenal dengan jalan ijen, dimana setiap tahunnya diadakan pameran “Malang Tempo Doeloe”. Ijen Boullevard pada mulanya hanya dinikmati oleh belanda dan bangsa eropa lainnya, sementara pribumi kudu puas dengan “fasilitas” pinggiran. . Kawasan perumahan itu sekarang menjadi monumen hidup dan seringkali dikunjungi oleh keturunan keluarga-keluarga Belanda yang pernah bermukim di sana.
Stand di Pameran "Malang Tempo Doeloe".1


Stand di Pameran "Malang Tempo Doeloe".2


Pada masa penjajahan Belanda, Malang dijadikan wilayah “Gemente” yang artinya “Kota”. Sebelum tahun 1964, pada lambang kota  Malang terdapat tulisan “Malang Namaku, maju tujuanku”, terjemahan dari “Malang nominor, sursum moveor”. Saat ulang tahun yg ke 50, 1 april 1964, kalimat itu di ganti menjadi “Malangkucecwara” atas usul dari alm.Prof.Dr.Ng. Poerbatjara, dengan alasan kata2 tersebut sangat erat hubungannya dengan asal-usul kota Malang, yang pada masa Ken Arok, telah menjadi nama dari nama suatu wilayah dekat candi yang bernama Malangkucecwara.

Yang ini rangkuman perjalanan sejarah berdirinya kota Malang
• Tahun 1767 Kompeni Hindia Belanda memasuki Kota
• Tahun 1821 kedudukan Pemerintah Belanda di pusatkan di sekitar kali Brantas
• Tahun 1824 Malang mempunyai Asisten Residen
• Tahun 1882 rumah-rumah di bagian barat Kota di dirikan dan Kota didirikan alun-alun di bangun.
• 1 April 1914 Malang di tetapkan sebagai Kotapraja
• 8 Maret 1942 Malang diduduki Jepang
• 21 September 1945 Malang masuk Wilayah Republik Indonesia
• 22 Juli 1947 Malang diduduki Belanda
• 2 Maret 1947 Pemerintah Republik Indonesia kembali memasuki Kota Malang.
• 1 Januari 2001, menjadi Pemerintah Kota Malang.

Inilah sekilas tentang kota Malang, yang dimana oleh “arek-arek Malang” sering disebut dengan bhumi Arema dimana tempat dilahirkannya Aremania dengan salam khasnya, “SASAJI” singkatan dari “Salam Satu Jiwa”. Hehehe.. masih banyak keunikan2 dari kota Malang yang kedepan akan saya posting lebih detail lagi. Amiiiiin. Semoga segera terlaksana, mohon doanya yo kawan-kawan. Hehehehe….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

kritik dan saran sobat akan sangat membantu, terima kasih atas kesediaanya berkomentar

sarunghp