sarunghp

sarung hp

Minggu, 08 April 2012

AREMANIA

Yups, kali ini tentang  Aremania , (terlepas dari latar belakang saya sebagai orang Malang. Hehehehe…) siapa yang tidak tahu Aremania?? Saya rasa telah banyak orang di indonesia mengetahui apa itu Aremania, yoy..yoy.. adalah sebutan untuk komunitas pendukung (suporter) klub sepak bola Arema Malang. Dan yang khas lagi, Aremania tidak termasuk dalam struktur organisasi PS Arema Malang melainkan berdiri sendiri sebagai organisasi independen pendukung Arema. Oleh karena itu Aremania selalu mandiri dalam segala urusan dan pembiayaannya.



Saya yakin, hampir semua hal tidak didapatkan dengan mudah, begitu juga aremania, sebelumnya pendukung Arema ini pernah berada dalam "masa kelam" di mana setiap kesebelasannya bertemu dengan tim lain hampir dipastikan akan terjadi kerusuhan. Pernah terjadi setiap kendaraan yang berplat nomor "L" (nopol Surabaya) pasti dirusak. Sampai saat ini, apabila Persebaya bertanding ke Malang, mereka tidak pernah mengirim suporternya, begitu pula jika Arema bertandang ke Surabaya. Setelah timbul kesadaran untuk menunjukkan bahwa mendukung kesebelasan kesayangnnya tak harus dengan pandangan sempit (chauvinisme lokal), Aremania mulai berbenah diri dan mulai mengubah imejnya, tidak hanya damai, sportif, loyal, tapi juga atraktif.



Aremania termasuk suporter paling loyal di Indonesia. Di setiap pertandingan, entah di Malang maupun di luar kota Malang, Aremania selalu mendukung tim kesayangannya. Mereka tidak pernah peduli timnya menang atau kalah, yang penting mereka mendukung tim kesayangan mereka dengan cara yang sportif, atraktif dan simpatik. Bahkan tidak hanya dalam Kota, Aremania yang di rantau pun tak kalah aktif dengan membentuk sebuah paguyuban Aremania, dan hampir setiap pertanfingan Arema di siarkan di televisi, akan selalu ada acara “nobar” alias nonton bareng Arema, tidak hanya itu, beberapa juga selalu setia membeli tiket secara online walaupun tidak menyaksikan langsung di stadion saat arema bertanding kandang. Penghargaan yang pernah diraih oleh Aremania antara lain adalah The Best Suporter pada Ligina VI tahun 2000 Oleh Ketum Agum Gumelar. dan The Best Suporter pada Copa Indonesia II tahun 2006. Hahaha.. kali ini saya boleh tertawa kan?? hehehe



Sebelum Arema lahir sebagian kawula muda Kota Malang terpecah-pecahdalam berbagai geng. Misalnya, Argom (Armada Gombal), Prem (Persatuan Residivis Malang), Saga (Sumbersari Anak Ganas), Van Halen (Vederasi Anak Nakal Halangan Enteng), Arpanja (Arek Panjaitan), Arnak (Armada Nakal ), Anker (Anak Keras), SAS (Sarang Anak Setan), Aregrek (Arek Gang Gereja Kayutangan), Ermera,dll. Kegiatan geng-geng ini cenderung pada hal-hal negatif. Misalnya kubam (mabuk-mabukanhehehe…), ngisruh (membuat kerusuhan), nggelek (narkoba), tawuran, kriminalitas. Sebagian geng juga dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu. Setelah lahir Arema, “arek-arek” (anak muda) itu mulai berimpun dalam Aremania dan meninggalkan kehidupan geng. Dengan jargon "sasaji-salam satu jiwa Arema", mereka membangun persaudaraan.


Aremania benar-benar atraktif, sportif dan kreatif. Ini yang sudah diakui masyarakat Malang dan Indonesia pada umumnya. Pertandingan Arema itu telah aman dan nyaman untuk ditonton oleh semua kalangan. bahkan dengan kaum hawa yang dulunya takut untuk menonton pertandingan bola, sekarang mereka telah dengan aktif untuk turut serta memberikan dukungan kepada Arema kala bertanding. Kaum hawa telah membentuk kelompok supporter sendiri dalam mendukung Arema, yaitu Aremanita. Dan hal ini pula yang menjadikan Arema sebagai voulentir yang mempunyai kelompok supporter dari kalangan kaum hawa yang pada akhirnya dicontoh oleh kelompok-kelompok supporter dari klub bola yang lain. Seperti The Jack Angel, Bonita dan lain2. Lagipula Aremania itu sekarang menjadi sesuatu yang “khas Malang”. Walaupun Aremania benar-benar meniru sesuatu yang telah ada di Eropa, peniruan itu telah disesuaikan dengan konteks Malang sendiri. Aremania sudah mempengaruhi Malang secara positif.



Dalam perjalanan pasti ada jalan yang berbelok, seperti halnya air laut juga selalu bergelombang. Pada babak 8 Besar Divisi Utama Liga Indonesia 2007, terlepas dari siapa yang salah atau yang benar, Aremania bertindak anarkis, kala Arema bertanding melawan Persiwa Wamena pada 16 Januari 2008. Pertandingan harus dihentikan pada menit ke-71 saat Persiwa unggul 2-1 dari Arema. Para Aremania yang tidak puas dengan kepemimpinan wasit turun ke lapangan dan merusak Stadion Brawijaya. Akibatnya para Aremania dihukum pelarangan mengenakan kostum tim saat mendukung Arema selama dua tahun. Hukuman ini diterima oleh semua Aremania dan dapat dipatuhi selama dua tahun. Selama dua tahun tersebut Aremania hanya memakai baju hitam dan bendera merah putih selama menonton pertandingan. Setelah hukuman Aremania selesai, perjuangan pasti berbuah manis, Aremania turut membawa Arema juara pada Indonesian Super League 2010. Pada Indonesian Super League 2010, Aremania menjadi supporter yang melakukan tur dengan jumlah paling besar. Sebanyak 20 ribu Aremania yang berasal dari seluruh Indonesia berbondong-bondong menuju Jakarta untuk melihat pertandingan Persija vs Arema.

Hohohoho.. panjang juga yah, lirik sana-lirik sini juga tuh bwt artikelnya, sumber terbanyak sopasti dari wikipedia. Heehehe.. okelah kalau begitu, SASAJI buat nawak aremania dan terima kasih kepada para pembaca meskipun artikel ini gag murni ketikkan  tangan dari kepala saya. Hehehe…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

kritik dan saran sobat akan sangat membantu, terima kasih atas kesediaanya berkomentar

sarunghp